Teori Penyebaran Islam di Indonesia

Senin, 11 Februari 2013

Proses awal penyebaran agama Islam di Kepulauan Indonesia menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan para ahli sejarah. Hal tersebut muncul karena belum adanya kesatuan pendapat di antara para ahli sejarah mengenai proses awal penyebaran yang didasarkan atas bukti – bukti sejarah adanya masyarakat Islam, kerajaan Islam, dan kedatangan para pedagang Islam ke Indonesia. Ada tiga pendapat mengenai proses awal masuk dan berkembangnya Islam di Kepulauan Indonesia. Ketiga pendapat itu, antara lain sebagai berikut :
1.      Kelompok para ahli sejarah yang berpendapat bahwa Islam masuk dan tersebar ke Indonesia sekitar abad ke – 7. Pendapat tersebut didukung oleh T.W. Arnold, Syed Naguib Allatas, dan Prof. Hamka. Para ahli sejarah tersebut mendasarkan pendapatnya pada bukti – bukti sejarah seperti Tambo Dinasti Tang (abad ke – 7 ) yang menyebut adanya orang Ta Shih yang mengurungkan niatnya untuk menyerang kerajaan Holing ( Kalingga) di bawah pemerintahan Ratu Sima ( tahun 674 ) karena pemerintahan Ratu Sima sangat kuat dan tegas. Menurut sumber sejarah Cina tersebut, sebutan Ta Shih dalam berita Cina ditafsirkan sebagai orang – orang Arab atau orang – orang Islam. Menurut para ahli sejarah, Ta Shih adalah ejaan bahasa Cina dari Taji Alam, dengan nama Perlak. Di samping itu, para ahli sejarah juga mengemukakan adanya bukti sejarah pada waktu Sriwijaya mengembangkan kekuasaanya sekitar abad ke-7 dan 8, selat Malaka sudah dilalui oleh para pedagang muslim dalam pelayarannya ke berbagai negeri di Asia Tenggara dan Asia Timur. Adanya kontak – kontak dengan orang – orang Islam ini menimbulkan dugaan adanya masyarakat muslim pertama di Sumatra.
2.      Adanya pendapat bahwa Islam mulai berkembang pada abad ke-11. Pendapat tersebut diperkuat dengan peninggalan sejarah berupa batu bertuliskan huruf arab yang ditemukan di Leran, Gresik yang memuat keterangan meninggalnya Fatimah binti Maimun tahun 1082. Pendukung teori ini adalah Umar Amir Husen dan P.A. Hussein Jayadiningrat.
3.      Kelompok ahli sejarah yang berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke-13. Pendapat itu didukung oleh Snouck Hurgronje, J.P. Moquette, dan R.A. Kern. Para ahli tersebut antara lain mendasarkan pendapatnya kepada bukti – bukti sejarah berita  perjalanan Marco Poolo tahun 1292, berita perjalanan Ibnu Battutah pada abad ke-14, nisan kubur Sultan Malik as Saleh yang berangka tahun 1297, dan adanya ajaran tasawuf dari India yang masuk ke Indonesia pada sekitar abad ke-13.
Namun, pendapat para ahli tersebut kurang memerhatikan adanya bukti sejarah berupa nisan Fatimah binti Maiumun di Leran ; Gresik yang berangka tahun 475 H ( 1082 M). Para ahli sejarah juga berbeda pendapat mengenai golongan masyarakat Islam yang membawa dan menyebarkan agama Islam di Indonesia. Ahli – ahli sejarah yang menafsirkan nama Ta Shih sama dengan orang – orang Arab atau orang Muslim  yang telah menetap di Indonesia  berasal dari negeri Arab. Akan tetapi, Snouck Hurgronje berpendapat bahwa orang – orang Islam yang pertama kali di Indonesia adalah orang – orang dari Gujarat dengan bukti – bukti sejarah berupa ajaran tasawuf. Dari beberapa pendapat para ahli tersebut dapat diambil kesimpulan, antara lain sebagai berikut :
a.       Abad ke-7 dapat dipandang sebagai abad permulaan kedatangan dan hubungan pedagang – pedagang muslim di Indonesia.
b.      Proses penyebaran Islam di Indonesia terjadi menjelang terbentuknya Kerajaan Islam Perlak dan Kerajaan Samudra Pasai.
c.       Setelah terbentuknya kerajaan – kerajaan Islam penyebaran dan perkembangan Islam dilaksanakan di pusat kerajaan.
Dengan demikian, Islam masuk ke Indonesia antara abad ke-7 sampai abad ke-13 karena disebarkan oleh orang Arab, Persia, dan Gujarat (India).

0 komentar:

Poskan Komentar

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Mengenai Saya

Foto Saya
Kenalin Teman, namaku Miftahul Khoirul Azizah. . . Aku lahir di Kediri, tepatnya pada tanggal 14 Oktobe 1995. Dan saat ini, aku sedang mengenyam pendidikan di salah satu sekolah favorit di Kotaku. Yakni, Madrasah Aliyah Negeri Kota Kediri 3. Salam kenal ya. . . :)

Blogroll

About

Blogger templates

Blogger news